MANUSIA DAN KEBUDAYAAN

MANUSIA DAN KEBUDAYAAN

Manusia pada dasarnya hidup di dunia ini karena kehendak Tuhan. Kita dilahirkan kedunia ini oleh Tuhan melalui kedua orang tua kita, oleh sebab itu kita sebagai seorang anak harus berbakti kepada kedua orang tua kita. Manusia didalam hidupnya sudah diberkahi tubuh, akal pikiran dan watak sejati. Oleh karena itu manusia dapat berkembang, dalam kehidupan manusia mempunyai tujuan hidup yang bisa dibilang juga sebagai hakekat. Hakekat manusia adalah sebagai berikut :

a.  Makhluk yang memiliki tenaga dalam yang dapat menggerakkan hidupnya untuk      memenuhi kebutuhan-kebutuhannya.

b. Individu yang memiliki sifat rasional yang bertanggung jawab atas tingkah laku                 intelektual dan sosial.

c. yang mampu mengarahkan dirinya ke tujuan yang positif mampu mengatur dan mengontrol dirinya dan mampu menentukan nasibnya.

d. Makhluk yang dalam proses menjadi berkembang dan terus berkembang tidak pernah selesai (tuntas) selama hidupnya.

e. Individu yang dalam hidupnya selalu melibatkan dirinya dalam usaha untuk mewujudkan dirinya sendiri, membantu orang lain dan membuat dunia lebih baik untuk ditempati

f. Suatu keberadaan yang berpotensi yang perwujudanya merupakan ketidakterdugaan dengan potensi yang tak terbatas

g. Makhluk Tuhan yang berarti ia adalah makhluk yang mengandung kemungkinan baik dan jahat.

h. Individu yang sangat dipengaruhi oleh lingkungan turutama lingkungan sosial, bahkan ia tidak bisa berkembang sesuai dengan martabat kemanusaannya tanpa hidup di dalam lingkungan sosial.

http://pakguruonline.pendidikan.net/buku_tua_pakguru_dasar_kpdd_12.html

Oleh karena itu, kita harus bisa hidup mencapai cita-cita yang kita inginkan agar hidup kita ini dapat berguna bagi diri kita sendiri, keluarga, masyarakat dan negara.

Ketika kita melakukan kunjungan ke luar daerah, ke luar kota, bahkan sampai ke luar negeri, kita akan selalu menemukan tujuh aspek budaya dalam masyarakat yang kita kunjungi tersebut, yaitu:

a.       Sistem bahasa,

b.       Sistem peralatan hidup dan teknologi,

c.       Sistem ekonomi dan mata pencaharian hidup,

d.       Sistem kemasyarakatan dan organisasi sosial,

e.       Ilmu pengetahuan,

f.        Kesenian,

g.       Dan sistem kepercayaan atau agama.

Ketujuh hal ini, oleh Clyde Kluckhohn dalam bukunya yang berjudul Universal Catagories of Culture (dalam Gazalba, 1989: 10), disebut sebagai Tujuh Unsur Kebudayaaan yang bersifat universal (cultural universals).

Artinya, ketujuh unsur ini akan selalu kita temukan dalam setiap kebudayaan atau masyarakat di dunia. Unsur-unsur ini merupakan perwujudan usaha manusia dalam memenuhi kebutuhan hidup dan memelihara eksistensi diri dan kelompoknya.

http://www.anneahira.com/7-unsur-kebudayaan.htm

Dari tujuh unsur kebudayaan tersebut, kita jadi bisa belajar bagaimana cara beradaptasi yang baik bila kita tinggal di tempat yang memang bukan tempat kita dilahirkan atau ditempat yang mamang baru pertama kali kita tempati. Dari tujuh unsur kebudayaan,unsur-unsur itu masih terbagi lagi bila dilihat dari segi dimensinya.

Wujud Kebudayaan dari segi Dimensi :

Menurut J.J. Hoenigman, wujud kebudayaan dibedakan menjadi tiga,yaitu :

o Gagasan (Wujud ideal)
Wujud ideal kebudayaan adalah kebudayaan yang berbentuk kumpulan ide-ide, gagasan, nilai-nilai, norma-norma, peraturan, dan sebagainya yang sifatnya abstrak; tidak dapat diraba atau disentuh. Wujud kebudayaan ini terletak dalam kepala-kepala atau di alam pemikiran warga masyarakat. Jika masyarakat tersebut menyatakan gagasan mereka itu dalam bentuk tulisan, maka lokasi dari kebudayaan ideal itu berada dalam karangan dan buku-buku hasil karya para penulis warga masyarakat tersebut.

o Aktivitas (Tindakan)
Aktivitas adalah wujud kebudayaan sebagai suatu tindakan berpola dari manusia dalam masyarakat itu. Wujud ini sering pula disebut dengan sistem sosial. Sistem sosial ini terdiri dari aktivitas-aktivitas manusia yang saling berinteraksi, mengadakan kontak, serta bergaul dengan manusia lainnya menurut pola-pola tertentu yang berdasarkan adat tata kelakuan. Sifatnya konkret, terjadi dalam kehidupan sehari-hari, dan dapat diamati dan didokumentasikan.

o Artefak (Karya)
Artefak adalah wujud kebudayaan fisik yang berupa hasil dari aktivitas, perbuatan, dan karya semua manusia dalam masyarakat berupa benda-benda atau hal-hal yang dapat diraba, dilihat, dan didokumentasikan. Sifatnya paling konkret diantara ketiga wujud kebudayaan.

Dari pembagian wujud kebudayaan dari segi dimensi tersebut bisa kita pelajari bila kita sudah tinggal ditempat yang baru pertama kali kita tinggali kita juga harus bisa beradaptasi dengan gagasan (wujud ideal), aktivitas, dan artefak yang ada dilingkungan tersebut.

Kebudayaan dapat didefinisikan sebagai suatu keseluruhan pengetahuan manusia sebagai makhluk sosial yang digunakanya untuk memahami dan menginterpretasi lingkungan dan pengalamannya, serta menjadi pedoman bagi tingkah lakunya. Suatu kebudayann merupakan milik bersama anggota suatu masyarakat atau suatu golongan sosial, yang penyebaraannya kepada anggota-anggotanya dan pewarisannya kepada generasi berikutnya dilakukan melalui proses belajar dan dengan menggunakan simbol-simbol yang terwujud dalam bentuk yang terucapkan maupun simbol-simbol yang terwujud dalam bentuk yang terucapkan maupun tidak (termasuk juga peralatan yang dibuat oleh manusia). Dengan demikian, setiap anggota masyarakat mempunyai suatu pengetahuan mengenai kebudayaan tersebut yang dapat tidak sama dengan anggota-anggota lainnya. Disebabkan oleh pengalaman dan proses belajar yang berbeda dan karena lingkungan-lingkungan yang mereka hadapi tidak selalu sama.

Sebagai pengetahuan, kebudayaan adalah suatu satuan ide yang ada dalam kepala manusia dan bukan suatu tindakan yang merupakan suatu gagasan yang ada dalam kepala manusia dan bukannya suatu tindakan yang  merupakan suatu gejala. Sebagai suatu satuan ide yang menjadi pedoman bagi tingkah lakunya, kebudayaan terdiri atas serangkaian nilai-nilai, norma-norma, dan model-model pengetahuan, baik dengan secara sadar maupun tidak, maupun secara rasional maupun intuitif dan penuh perasaan, telah digunakan secara selektif oleh yang bersangkutan untuk memahani dan menjadi pedoman tingkah lakunya dalam menghadapi lingkungan alam, sosial, dan budaya

Berikut ini definisi-definisi kebudayaan yang dikemukakan beberapa ahli:

1. Edward B. Taylor

Kebudayaan merupakan keseluruhan yang kompleks, yang didalamnya terkandung pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adapt istiadat, dan kemampuan-kemampuan lain yang didapat oleh seseorang sebagai anggota masyarakat.

2. M. Jacobs dan B.J. Stern

Kebudayaan mencakup keseluruhan yang meliputi bentuk teknologi social, ideologi, religi, dan kesenian serta benda, yang kesemuanya merupakan warisan social.

3. Koentjaraningrat

Kebudayaan adalah keseluruhan sistem gagasan, tindakan, dan hasil karya manusia dalam rangka kehidupan masyarakat yang dijadikan milik diri manusia dengan relajar.

4. Dr. K. Kupper

Kebudayaan merupakan sistem gagasan yang menjadi pedoman dan pengarah bagi manusia dalam bersikap dan berperilaku, baik secara individu maupun kelompok.

5. William H. Haviland

Kebudayaan adalah seperangkat peraturan dan norma yang dimiliki bersama oleh para anggota masyarakat, yang jika dilaksanakan oleh para anggotanya akan melahirkan perilaku yang dipandang layak dan dapat di tarima ole semua masyarakat.

6. Ki Hajar Dewantara

Kebudayaan berarti buah budi manusia adalah hasil perjuangan manusia terhadap dua pengaruh kuat, yakni zaman dan alam yang merupakan bukti kejayaan hidup manusia untuk mengatasi berbagai rintangan dan kesukaran didalam hidup dan penghidupannya guna mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang pada lahirnya bersifat tertib dan damai.

7. Francis Merill

  • Pola-pola perilaku yang di hasilkan oleh interaksi social
  • Semua perilaku dan semua produk yang dihasilkan oleh sesorang sebagai anggota suatu masyarakat yang di temukan melalui interaksi simbolis.

8. Bounded et.al

Kebudayaan adalah sesuatu yang terbentuk oleh pengembangan dan transmisi dari kepercayaan manusia melalui simbol-simbol tertentu, misalnya simbol bahasa sebagai rangkaian simbol yang digunakan untuk mengalihkan keyakinan budaya di antara para anggota suatu masyarakat. Pesan-pesan tentang kebudayaan yang di harapkan dapat di temukan di dalam media, pemerintahan, intitusi agama, sistem pendidikan dan semacam itu.

9. Mitchell (Dictionary of Soriblogy)

Kebudayaan adalah sebagian perulangan keseluruhan tindakan atau aktivitas manusia dan produk yang dihasilkan manusia yang telah memasyarakat secara sosial dan bukan sekedar di alihkan secara genetikal.

10. Robert H Lowie

Kebudayaan adalah segala sesuatu yang di peroleh individu dari masyarakat, mencakup kepercayaan, adat istiadat, norma-norma artistic, kebiasaan makan, keahlian yang di peroleh bukan dari kreatifitasnya sendiri melainkan merupakan warisan masa lampau yang di dapat melalui pendidikan formal atau informal.

11. Arkeolog R. Seokmono

Kebudayaan adalah seluruh hasil usaha manusia, baik berupa benda ataupun hanya berupa buah pikiran dan dalam penghidupan.

Demikianlah Pengertian kebudayaan menurut para ahli. Bila menuruut saya, kebudayaan adalah suatu karya, kebiasaan, dan peraturan dari manusia, oleh manusia, dan untuk manusia untuk sebuah golongan masyarakt, suku, atau daerah tersebut, yang mengartikan bahwa setiap golongan masyarakat, suku, atau daerah memiliki kebudayaan yang mereka pegang teguh atau kepercayaan memiliki berbeda-beda.

Studi Kasus :

Dalam kehidupan bermasyarakat kita pasti akan menemukan seseorang atau sekelompok golongan masyarakat yang berasal dari luar daerah tersebut atau bahkan dari luar negara tersebut, saya ambil contoh di negara Indonesia. Negara Indonesia terkenal dengan keanekagaraman kebudayan, bahasa, dan suku. Dalam suatu daerah akan ada sekelompok masyarakat yang baru tinggal di daerah tersebut dan ada orang yang sudah dari kakek buyutnya sudah tinggal didaerah tersebut. Dalam keadaan tersebut biasanya masih terdapat sebuah kebudayaan yang kurang baik seperti diskriminasi. Kebudayaan yang mengucilkan suatu golongan kelompok karena kelompok manusia tersebut baru tinggal didaerah tersebut.

Dalam kasus ini saya menanggapi bahwa kebudayaan ini kurang baik dan juga tidak selaras dengan tujuan hidup bangsa Indonesia yang mengenal adanya Bhinneka Tunggal Ika yang berarti walaupun berbeda-beda tetapi tetap satu jua. Yang berarti dalamm setiap anggota masyarakat harus bisa bersatu, rukun dan tidak ada perbedaan dalam segi kebudayaan atau kepercayaan yang kita yakini. Bila seluruh anggota masyarakat bisa ruku, saya yakin didunia ini tidak akan ada pertengkaran ataupun perang yang dapat merugikan kita semua, karena hal tersebut hanya akan merugikan kita semua.

Terima kasih bila anda mau membaca tulisan saya hingga akhir, saya berharap tulisan ini dapat bermanfaat bagi kita semua, bila ada salah-salah kata yang tidak saya sengaja mohon dimaafkan. Karena saya hanyalah seseorang baru belajar membuat sebuah karya tulis. Sekali lagi terima kasih.

THE END!!

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s